<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Suneo</title>
	<atom:link href="http://suneo.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suneo.blogdetik.com</link>
	<description>Catatan online Suneo di dunia maya</description>
	<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 07:20:19 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>FIVB Women’s Club Volleyball World Championship 2012</title>
		<link>http://suneo.blogdetik.com/2011/07/23/fivb-women%e2%80%99s-club-volleyball-world-championship-2012/</link>
		<comments>http://suneo.blogdetik.com/2011/07/23/fivb-women%e2%80%99s-club-volleyball-world-championship-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 07:19:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suneo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<category><![CDATA[FIVB Women’s Club Volleyball World Championship 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suneo.blogdetik.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Meski Asian Men’s Club Volleyball Championship 2011 baru dimulai hari ini, Sumatera Selatan (Sumsel) bersiap menyongsong eventyang lebih besar, yaitu FIVB Women’s Club Volleyball World Championship 2012. Optimisme menggelar ajang Asian Men’s Club Volleyball Championship 2011 dengan sukses membuat Sumsel menatap langkah selanjutnya dengan membidik eventkelas dunia lain. Bahkan, Asian Volleyball Confederation (AVC) menawarkan kepada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meski Asian Men’s Club Volleyball Championship 2011 baru dimulai hari ini, Sumatera Selatan (Sumsel) bersiap menyongsong eventyang lebih besar, yaitu <a href="http://suneo.blogdetik.com/2011/07/23/fivb-women%e2%80%99s-club-volleyball-world-championship-2012/">FIVB Women’s Club Volleyball World Championship 2012</a>. Optimisme menggelar ajang Asian Men’s Club Volleyball Championship 2011 dengan sukses membuat Sumsel menatap langkah selanjutnya dengan membidik eventkelas dunia lain. Bahkan, Asian Volleyball Confederation (AVC) menawarkan kepada Palembang menjadi tuan rumah FIVB Women’s Club Volleyball World Championship 2012 jika penyelenggaraan Asian Men’s Club Volleyball Championship 2011 bisa berjalan lancar dan sukses.<br />
<span id="more-14"></span></p>
<p>’’Kalau sukses event ini, AVC berjanji memberi rekomendasi kepada FIVB agar memberi kesempatan kepada Palembang sebagai tuan rumah kejuaraan dunia antarklub wanita,’’ ujar Ketua Umum KONI Sumsel Muddai Madang pada kesempatan jumpa pers pembukaan Asian Men’s Club Volleyball Championship 2011 di PSCC, kemarin.</p>
<p>Menurut Muddai, tawaran itu datang setelah control committee dari AVC melihat langsung persiapan yang dilakukan panitia dan dukungan fasilitas standar internasional yang dimiliki Gedung Palembang Sport &amp; Convention Center (PSCC). ’’Infrastruktur dan pelayanan kami berikan yang terbaik demi lancarnya event ini. Selain diapresiasi positif AVC,dukungan terhadap persiapan kejuaraan Asia ini sebelumnya juga datang dari PB PBVSI ataupun Kemenpora,’’ kata Muddai.</p>
<p>Sementara itu,Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, dirinya menyambut baik tawaran AVC tersebut. Pasalnya, dari sisi fasilitas lapangan dan pendukung pertandingan yang ada di PSCC telah memenuhi standar internasional. Bahkan, gedung yang direnovasi sejak Januari 2011 ini merupakan gedung olahraga multifungsi terbaik di Indonesia. ’’Di Indonesia hanya ada tiga gedung voli yang memiliki pendingin udara terintegrasi, yakni di Gresik, Jakarta, dan Palembang.</p>
<p>Namun,dari tiga tempat itu, PSCC adalah yang terbaik dan termewah, baik dari sisi fasilitas arsitektur interior maupun eksteriornya,’’ kata dia. Selain itu, Alex menegaskan, Sumsel sudah sangat layak menjadi tuan rumah eventbertaraf internasional karena telah memiliki fasilitas pendukung, seperti hotel berbintang,bandara internasional,dan sebentar lagi bertambah pengalaman menjadi tuan rumah SEA Games (SEAG) 2011.</p>
<p>’’SEA Games memberikan dampak luar biasa bagi Sumsel karena setelahnya tidak hanya bisa menggelar eventberskala Asia Tenggara lagi, tapi juga level dunia. Hal ini harus dipahami banyak pihak agar tetap memberikan semangat, bukannya hujatan,’’ tutur mantan Bupati Musi Banyuasin ini. PSCC nantinya bukan hanya bisa digunakan untuk menggelar event bola voli, tetapi juga beberapa cabang olahraga lain, seperti bola basket, tenis meja, bulu tangkis, hingga konser musik.</p>
<p>’’Di sebelah PSCC akan berdiri hotel berbintang empat dengan tujuh lantai. Meski pada SEA Games nanti belum bisa digunakan karena masih dalam tahapan pengerjaan, pada 2012 nanti pembangunan kawasan PSCC sudah rampung semua,’’ pungkasnya. Demikian catatan online <a href="http://suneo.blogdetik.com/">Suneo</a> yang berjudul FIVB Women’s Club Volleyball World Championship 2012.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suneo.blogdetik.com/2011/07/23/fivb-women%e2%80%99s-club-volleyball-world-championship-2012/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla</title>
		<link>http://suneo.blogdetik.com/2011/06/04/mantan-wakil-presiden-ri-jusuf-kalla/</link>
		<comments>http://suneo.blogdetik.com/2011/06/04/mantan-wakil-presiden-ri-jusuf-kalla/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2011 06:54:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suneo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suneo.blogdetik.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Kontes SEO &#8211;&#62;&#62; Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) meninjau pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Malea di Kelurahan Tiromanda, Kecamatan Makale Selatan, KabupatenTanaToraja, kemarin. Pembangunan PLTA Malea yang dibangun PT Bukaka Teknik Utama ini ditargetkan mampu menyuplai listrik di Sulsel hingga 180 megawatt (MW). JK meminta pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Kontes SEO" href="http://kanghari.com/kontesseo/" target="_blank">Kontes SEO</a> &#8211;&gt;&gt; Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) meninjau pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Malea di Kelurahan Tiromanda, Kecamatan Makale Selatan, KabupatenTanaToraja, kemarin. Pembangunan PLTA Malea yang dibangun PT Bukaka Teknik Utama ini ditargetkan mampu menyuplai listrik di Sulsel hingga 180 megawatt (MW). JK meminta pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja dan DPRD setempat mendukung percepatan proyek pembangkit listrik tersebut. “Mudah-mudahan Pemkab danDPRDterusmendukung, termasuk perpanjangan izin pembangunan tahap kedua dengan kapasitas 180 MW ini,”ujar JK di lokasi PLTA, kemarin.</p>
<p>Pembangunan PLTA Malea dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama yang memanfaatkan sumber air Sungai Sa’dan sudah rampung dengan kapasitas 15 MW. Rencananya, PLTA tahap pertama ini akan diresmikan pada 31 Agustus 2011, bersamaan dengan peringatan HUT Kabupaten Tana Toraja.Sementara itu, pengerjaan proyek tahap kedua segera dilaksanakan dengan kapasitas 2&#215;90 MW.<br />
<span id="more-13"></span></p>
<p>Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung seusai mendampingi JK,mengatakan,Pemkab Tana Toraja sangat mendukung pembangunan PLTA Malea sebagai solusi mengatasi krisis listrik di Tana Toraja maupun di Sulsel. Menurutnya, tahap pertama, PLTA Malea yang berkapasitas 15 MW sudah mampu memenuhi kebutuhan listrik di Tana Toraja hingga tiga tahun ke depan.</p>
<p>Dia mengharapkan pembangunan PLTA tahap kedua dengan kapasitas 2&#215;90 MW mampu mengatasi kebutuhan energi listrik di seluruh Sulsel. Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi mengatakan, kerusakan dan pencemaran lingkungan dan air di sekitar lokasi pembangunan PLTA Malea harus dihindari. Dia juga meminta pembangunan PLTA memberdayakan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja. Dan support untuk <a title="Kontes SEO" href="http://kanghari.com/kontesseo/category/kontes-seo" target="_blank">Kontes SEO</a>.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suneo.blogdetik.com/2011/06/04/mantan-wakil-presiden-ri-jusuf-kalla/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sebuah restoran tertinggi di dunia</title>
		<link>http://suneo.blogdetik.com/2011/01/24/sebuah-restoran-tertinggi-di-dunia/</link>
		<comments>http://suneo.blogdetik.com/2011/01/24/sebuah-restoran-tertinggi-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 14:27:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suneo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suneo.blogdetik.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah restoran tertinggi di dunia &#8220;At.mosphere&#8221; yang berada di bangunan tertinggi di dunia Burj Khalifa, Dubai, dibuka, Minggu, menurut laporan media setempat.
Restoran itu berlokasi di ketinggian 442 meter di lantai 122 bangunan Burj Khalifa, yang berketinggian lebih dari 800 meter di atas tanah.  At.mosphere dapat menampung hingga 210 tamu, yang mendapat akses lift khusus untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Sebuah restoran tertinggi di dunia" href="http://suneo.blogdetik.com/2011/01/24/sebuah-restoran-tertinggi-di-dunia/" target="_self">Sebuah restoran tertinggi di dunia</a> &#8220;At.mosphere&#8221; yang berada di bangunan tertinggi di dunia Burj Khalifa, Dubai, dibuka, Minggu, menurut laporan media setempat.</p>
<p>Restoran itu berlokasi di ketinggian 442 meter di lantai 122 bangunan Burj Khalifa, yang berketinggian lebih dari 800 meter di atas tanah.  At.mosphere dapat menampung hingga 210 tamu, yang mendapat akses lift khusus untuk mencapai ketinggian itu. Perjalanan ke lantai restoran itu hanya memakan waktu 57 detik.<br />
<span id="more-11"></span><br />
Menu yang ditawarkan di restoran tersebut adalah makanan Eropa yang dipanggang, sementara itu para tamu disarankan untuk melakukan pemesanan sebelum datang ke restoran. &#8220;Kami ingin menghadirkan pengalaman khusus di restoran sehingga orang akan datang kembali ke sini,&#8221; kata CEO perusahaan Emaar Hospitality Group, Marc Dardenne, yang mengelola restoran tersebut.</p>
<p>At.mosphere melampaui ketinggian bangunan CN Tower di Toronto, Kanada, yang sebelumnya memegang rekor sebagai bangunan tertinggi di dunia dengan ketinggian 346 meter. Demikian catatan online <a title="Suneo" href="http://suneo.blogdetik.com/" target="_self">Suneo</a> tentang Sebuah restoran tertinggi di dunia.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suneo.blogdetik.com/2011/01/24/sebuah-restoran-tertinggi-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sebanyak 25 %</title>
		<link>http://suneo.blogdetik.com/2010/12/31/sebanyak-25/</link>
		<comments>http://suneo.blogdetik.com/2010/12/31/sebanyak-25/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2010 17:16:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suneo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suneo.blogdetik.com/2010/12/31/sebanyak-25/</guid>
		<description><![CDATA[IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia -&#62; Sebanyak 25 % lahan sawah di Kecamatan Air Saleh Banyuasin beralih fungsi menjadi lahan perkebunan sawit maupun karet.

Wakil Bupati Banyuasin Rachman Hasan mengatakan berdasarkan Undang-undang No 41/2009 tentang Pelarangan Alih Fungsi Lahan Pertanian, sebaiknya petani tidak perlu instan dalam pengalihfungsian lahan sawah miliknya.“Saya belum terima laporan mengenai pengalihan fungsi lahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://im.grandong.com/" title="IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia" target="_blank">IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia</a> -&gt; Sebanyak 25 % lahan sawah di Kecamatan Air Saleh Banyuasin beralih fungsi menjadi lahan perkebunan sawit maupun karet.<br />
<span id="more-10"></span><br />
Wakil Bupati Banyuasin Rachman Hasan mengatakan berdasarkan Undang-undang No 41/2009 tentang Pelarangan Alih Fungsi Lahan Pertanian, sebaiknya petani tidak perlu instan dalam pengalihfungsian lahan sawah miliknya.“Saya belum terima laporan mengenai pengalihan fungsi lahan sawah. Tapi, guna mempertahankan ketahanan pangan Banyuasin sebaiknya, petani tidak melakukan alih fungsi lahan pertanian,” tegasnya kemarin. Rachman menuturkan untuk mempertahankan ketahanan pangan salah satunya penerapan teknologi tepat guna, kecukupan pupuk dan benih unggul.</p>
<p>“Jangan sampai alih fungsi lahan ini memengaruhi konsep ketahanan pangan yang dimaksud. Salah satu upaya mempertahankan lahan sawah bisa ditempuh dengan kembali menghidupkan koperasi unit desa (KUD) yang bisa mengakomodasi kebutuhan setiap petani yang ada,” ungkap dia. Satori, petani Desa Saleh Makmur menuturkan upaya pengalihfungsian lahan sawah miliknya karena lahan pertanian sawah sudah tidak menguntungkan karena pasokan pupuk dan bantuan benih bersubsidi yang diperoleh sangat terbatas.</p>
<p>Upaya pengalihfungsian lahan menjadi alternatif baginya untuk menghidupi keluarga.“Kami dan beberapa petani sudah tidak menanam padi lagi. Selain karena selalu merugi, keterbatasan pupuk dan benih dari pemerintah sampai pada penentuan harga panen di tingkat petani sangat rendah,” ujarnya kemarin. Satori berharap pilihan mengalihfungsikan lahan sawahnya dapat menjadi perhatian pemerintah untuk lebih reaktif meringankan beban petani sawah sebagai apresiasi mempertahankan lahan sawah.</p>
<p>“Pada dasarnya kami merasa keberatan adanya pelarangan alih fungsi lahan sawah kami ini.Karena jika mempertahankan sawah, kami akan terus merugi,”ungkapnya. Satori dan warga Air Saleh meminta Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Banyuasin memerhatikan nasib petani dengan memenuhi kebutuhan pupuk dan sarana produksi lainnya. “Bayangkan saja, kebutuhan pupuk yang seharusnya dapat dibutuhkan pada Oktober yang lalu,tetapi baru mulai masuk di pasaran pada Desember.</p>
<p>Artinya pendistribusian pupuk sangat ribet, akibatnya petani pikir-pikir untuk tetap menjadi petani sawah,”tukasnya. Satori menambahkan, pengalihan tanaman sawah menjadi tanaman perkebunan dipicu saat panen raya, di mana harga beras cenderung mengalami penurunan. “Karena itu banyak petani yang menyerah untuk mempertahankan sawahnya. Namun, ada saja, tanaman padi yang ditanam dengan sistem tumpang sari dengan perkebunan sawit,belum sepenuhnya ditinggalkan petani sebagai mata pencaharian,”tukas dia.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suneo.blogdetik.com/2010/12/31/sebanyak-25/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Terdakwa Belum Ingin Menggugat</title>
		<link>http://suneo.blogdetik.com/2010/10/10/terdakwa-belum-ingin-menggugat/</link>
		<comments>http://suneo.blogdetik.com/2010/10/10/terdakwa-belum-ingin-menggugat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Oct 2010 09:06:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suneo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Terdakwa Belum Ingin Menggugat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suneo.blogdetik.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Dua terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Politeknik Kesehatan (Politekes) Medan, Daulat Tampubolon dan Koesman Wisohudiono, belum berencana melakukan upaya gugatan hukum kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan.
Setelah divonis bebas majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan,kemarin,keduanya cenderung menerima putusan tersebut meskipun jaksa penuntut umum (JPU) secara tegas mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). ”Kami belum berpikir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Politeknik Kesehatan (Politekes) Medan, Daulat Tampubolon dan Koesman Wisohudiono, belum berencana melakukan upaya gugatan hukum kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan.</p>
<p>Setelah divonis bebas majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan,kemarin,keduanya cenderung menerima putusan tersebut meskipun jaksa penuntut umum (JPU) secara tegas mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). ”Kami belum berpikir ke sana, yang jelas harus ada pemulihan bagi klien kami dan keluarganya sesuai putusan majelis hakim,”tutur Firman Uly Silalah, kuasa hukum Daut Tampubolon,kemarin. Meskipun sudah dipenjara selama delapan bulan dan berhenti dari aktivitas pekerjaan, putusan bebas tersebut telah memberikan kebahagiaan bagi kliennya.<br />
<span id="more-9"></span><br />
Hal senada juga dikatakan Ibeng Syafrudin, kuasa hukum Koesman Wisohudiono. Dia menyatakan, kliennya belum berpikir untuk menempuh upaya hukum kepada jaksa penuntut umum (JPU).”Kami belum berpikir ke sana. Saat ini kami masih memberikan dukungan kepada dia (Koesman) dan keluarganya,” ujarnya. Sekadar mengingatkan, Daulat merupakan pengawas proyek pembangunan Politekes Medan. Sementara itu,Koesman Wisohudiono merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK).Keduanya sempat mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Medan sekitar delapan bulan sejak kasus ini disidik Seksi Pidana Khusus Kejari Medan.</p>
<p>Dalam persidangan, JPU menuntut hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider enam bulan kurungan kepada Daulat Tampubolon. Sementara itu,Koesman Wisohudiono dituntut lebih berat, yaitu hukuman enam tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider enam bulan kurungan. Namun, majelis hakim berbeda penilaian dengan JPU. Daulat dan Koesman divonis bebas.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suneo.blogdetik.com/2010/10/10/terdakwa-belum-ingin-menggugat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.479 seconds -->

